CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Paguyuban Profesor Jawa Barat Desak DPR RI Perbaiki RUU Sisdiknas

Yatti Chahyati
10 Desember 2025
FGD RUU Sisdiknas

Prof. Johanes Gunawan, menyampaikan pemikirannya tentang RUU Sisdiknas yang harus segera di ubah dalam FGD yang digerar Paguyuban Profesor. (Foro : tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# FGD RUU Sisdiknas

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Para Guru Besar yang tergabung dalam Paguyuban Profesor LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten menegaskan pentingnya mengembalikan ruh pendidikan nasional melalui perbaikan mendalam terhadap Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Hal tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh para guru besar dari berbagai perguruan tinggi swasta di LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, di Ruang Pertemuan Dekanat Universitas Islam Bandung (Unisba) Lantai 8, Jalan Tamansari, Rabu (10/12/2025).

FGD dipandu oleh Prof. Dr. Cartono, S.Pd., M.Si., yang juga merupakan anggota Forum Paguyuban Profesor LLDIKTI Wilayah IV serta Wakil Rektor I Universitas Pasundan (Unpas) menyampaikan, bahwa proses penyusunan RUU Sisdiknas oleh DPR RI saat ini perlu dikawal ketat oleh komunitas akademik, terlebih karena rancangan tersebut berencana menggabungkan tiga undang-undang: UU 20/2003 tentang Sisdiknas, UU 12/2012 Pendidikan Tinggi, dan UU 14/2005 Guru dan Dosen.

Baca juga:   Erick Thohir Terpilih Jadi Ketum PSSI Periode 2023-2027 Gantikan Mochamad Iriawan

“Guru besar memiliki tanggung jawab moral, akademik, sekaligus keagamaan untuk memastikan undang-undang ini kembali pada cita-cita para pendiri bangsa: mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Prof. Cartono.

Ia menambahkan, pendidikan hanya dapat menjadi motor perubahan jika pemerintah berani melakukan investasi besar dan serius, sebagaimana negara-negara maju yang kini menikmati hasil dari konsistensi kebijakan pendidikannya.

Dengar Pendapat dengan DPR RI

Ketua Paguyuban Profesor LLDIKTI Wilayah IV, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa hasil FGD ini akan segera dibawa ke DPR RI dalam agenda dengar pendapat dengan Komisi X.

Baca juga:   Open House FEB Unpas 2025 Bekali Calon Mahasiswa Mental Visioner

“Ini akan kita sampaikan ke DPR RI, untuk dengar pendapat ke Komisi X membicarakan UU Sisdiknas, karena ini menyangut dunia pendidikan kita terutama pendidikan tinggi,” tegasnya.

Ia menyebutkan jika penghargaan terhadap dunia Pendidikan dengan menetapkan anggaran 20 persen untuk Pendidikan tidak akan ada artinya jika RUU Sisdiknas tidak diperbaiki.

“Jika isi undang-undangnya seperti ini semua akan percuma. Oleh karena itu kami akan menyusun hasil diskusi ini dan bersama tim perumus akan segera audiensi dengan Komisi X dan Insyaallah dengan wibawa para guru besar tentu akan ditanggapi,” katanya.

Kembalikan Otonomi Perguruan Tinggi

Sementara itu, pakar hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Prof. Johanes Gunawan, menyoroti lemahnya otonomi perguruan tinggi, akibat banyaknya regulasi yang diterbitkan pemerintah.

Baca juga:   PKM Unpas Bantu Sukseskan Kampung Inspirasi Lewat Aplikasi Pengelola Sampah

“Otonomi perguruan tinggi semakin tergerus. Bahkan syarat Guru Besar pun kini ditentukan berdasarkan Scopus, padahal pengabdian masyarakat berkualitas juga merupakan indikator penting,” ujarnya.

Ia juga mengkritik kurikulum yang terlalu banyak ditentukan pemerintah sehingga ruang kreativitas kampus semakin sempit.

Prof. Johanes menegaskan bahwa perguruan tinggi harus kembali diberikan otonomi penuh, salah satunya melalui status badan hukum dan pendanaan negara yang memadai.

“Jika perguruan tinggi terus bergantung pada kekuatan ekonomi, maka otonomi akademik sulit diwujudkan,” tambahnya.

FGD ini menjadi komitmen kuat para Guru Besar Jawa Barat dan Banten untuk mengawal kualitas pendidikan nasional agar tetap berada pada jalur yang benar, progresif, dan sesuai amanat konstitusi. (tie)

# FGD RUU Sisdiknas

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: fgdforum prpfesorGuru Besarpaguyuban profesorRUU Sisdiknasunisbauniversitas pasundanunpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.