CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Napoli Juara Supercoppa 2025 Akibat Sihir David Neres dan Tangan Dingin Antonio Conte

pri
23 Desember 2025
Napoli Juara Supercoppa 2025 usai tekuk Bologna 2-0. David Neres cetak brace, Antonio Conte raih gelar ganda bersejarah perdana sejak era 1990. (Getty Images Sport)

Napoli Juara Supercoppa 2025 usai tekuk Bologna 2-0. David Neres cetak brace, Antonio Conte raih gelar ganda bersejarah perdana sejak era 1990. (Getty Images Sport)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

RIYADH, WWW.PASJABAR.COM – SSC Napoli resmi menahbiskan diri sebagai penguasa baru sepak bola Italia setelah membungkam Bologna dengan skor 2-0 pada partai final Supercoppa Italiana yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, Selasa (23/12/2025) dini hari WIB. Napoli Juara Supercoppa 2025 menjadi sangat spesial karena untuk pertama kalinya sejak era 1990, Partenopei sukses mengawinkan gelar Scudetto dengan trofi Supercoppa dalam satu musim yang sama.

Pahlawan dalam laga ini adalah David Neres, yang tampil menggila dengan memborong dua gol kemenangan.

Keberhasilan Napoli Juara Supercoppa 2025 ini sekaligus membuktikan kedalaman skuad asuhan Antonio Conte, mengingat mereka harus tampil tanpa pilar utama seperti Kevin De Bruyne dan Andre Frank Zambo Anguissa.

David Neres: Sang Protagonis di Riyadh

Aksi individu David Neres menjadi pembeda dalam laga yang awalnya berlangsung sangat alot.

Pemain asal Brasil tersebut memecah kebuntuan pada menit ke-37 melalui sebuah gol indah.

Setelah menerima bola dari lemparan ke dalam, Neres mengecoh barisan pertahanan Bologna sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok gawang.

Baca juga:   Promosi Doktor Tata Bina Udin Ulas Kebijakan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor

Tak berhenti di situ, Neres mengunci kemenangan Napoli di babak kedua setelah memanfaatkan blunder fatal kiper Bologna, Federico Ravaglia.

Dengan ketenangan luar biasa, Neres mencuri bola hasil operan yang lemah dan mencungkilnya melewati kiper dari sudut sempit.

Performa klinis ini membuat Antonio Conte tak segan memberikan pujian setinggi langit bagi sang penyerang sayap.

Transformasi Duo “Buangan” Manchester United

Selain Neres, sorotan tertuju pada kebangkitan Scott McTominay dan Rasmus Hojlund di bawah asuhan Conte.

Kedua pemain yang sempat mendapat kritik tajam saat masih berseragam Manchester United ini tampil impresif sepanjang laga.

McTominay menjadi dinamo di lini tengah, sementara Hojlund terus meneror pertahanan Bologna dengan pergerakan cerdasnya.

Conte pasang badan membela kedua pemain tersebut dari kritik masa lalu. Ia menyindir pihak-pihak yang dulu meragukan kapasitas mereka.

“Semua orang dulu mengatakan Rasmus dan McTominay tidak bermain di Manchester, jadi mengapa? Staf dan saya memiliki pekerjaan untuk memoles potensi mereka, dan itulah alasan kami ada di sini,” tegas Conte.

Transformasi ini membuktikan tangan dingin Conte dalam menghidupkan kembali karier pemain yang dianggap meredup.

Baca juga:   Hari Ini Mulai Dibuka Pendaftaran UTBK- SBMPTN

Blunder Fatal dan Sportivitas Vincenzo Italiano

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Bologna dalam partisipasi perdana mereka di Supercoppa.

Pelatih Vincenzo Italiano mengakui bahwa kesalahan individu di lini belakang, terutama saat build-up play yang berujung gol kedua Napoli, menghancurkan momentum timnya. Meski begitu, Italiano menolak menyalahkan kiper Ravaglia secara terbuka.

“Ravaglia sangat peduli dengan klub ini. Kesalahan terjadi, tetapi itu tidak mengubah apresiasi saya terhadap perjuangan tim,” ujar Italiano dengan sportif.

Ia mengakui bahwa Napoli tampil sangat fantastis dan sulit ditandingi oleh timnya yang masih dalam tahap perkembangan di level kompetisi tertinggi.

Mentalitas Juara: Gelar Ganda Pertama Sejak 1990

Kemenangan ini menegaskan bahwa Napoli Juara Supercoppa 2025 bukan sekadar keberuntungan.

Antonio Conte berhasil menanamkan mentalitas “menolak kalah” yang sangat kuat ke dalam skuadnya.

Napoli melewati turnamen ini dengan catatan tanpa cela, mengalahkan AC Milan di semifinal dan Bologna di final dengan skor identik 2-0 tanpa kebobolan satu gol pun.

Baca juga:   Kaesang Pangarep Siap Menangkan Arfi - Yena

Bagi Conte, sejarah hanya akan mengingat pemenang. Ia menekankan bahwa bermain indah tidak ada artinya jika tidak diakhiri dengan mengangkat piala.

“Tidak ada yang repot mencari tahu siapa finalis yang kalah. Ketika Anda kalah di final, itu menyakitkan. Itulah mengapa kami berjuang sekuat tenaga untuk memastikan kami yang mengangkat trofi ini,” ungkap sang pelatih.

Antonio Conte Tetap Merendah Soal Dominasi Italia

Meski telah meraih double winners bersejarah (Scudetto dan Supercoppa), Antonio Conte justru menolak label bahwa Napoli adalah penguasa tunggal sepak bola Italia saat ini.

Ia tetap bersikap realistis dan meminta para pemainnya untuk tetap menginjak bumi. Menurutnya, skuad Napoli saat ini masih dalam tahap transisi dengan banyaknya pemain baru.

“Saya tidak bisa mengatakan kami siap untuk menguasai, karena kami bahkan belum dekat untuk itu. Kami memenangkan gelar dengan skuad terbatas dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Sikap rendah hati Conte ini diyakini sebagai strategi untuk melepaskan tekanan dari pundak pemain agar tetap fokus mengejar target zona Liga Champions di Serie A.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik
PASJABAR

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna
PASBANDUNG

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.