BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Libur panjang Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan masyarakat untuk wisata edukatif bersama keluarga. Museum Geologi Bandung menjadi salah satu destinasi favorit yang ramai dikunjungi wisatawan, khususnya keluarga dan pengunjung perorangan. Sejak libur sekolah, antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke museum yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kota Bandung ini terlihat meningkat signifikan.
Pada Selasa (30/12/2025) siang, ribuan pengunjung tampak memadati area Museum Geologi. Pengelola mencatat, pada hari biasa jumlah pengunjung berkisar antara dua ribu hingga tiga ribu orang per hari. Namun selama libur panjang Natal dan Tahun Baru, kunjungan didominasi oleh keluarga yang ingin mengisi liburan dengan kegiatan wisata edukatif.
Pengunjung dapat menjelajahi berbagai ruang pamer yang tersedia, mulai dari Ruang Geologi Indonesia, Kebencanaan Geologi, Sumber Daya Geologi, hingga Sejarah Kehidupan. Beragam koleksi yang ditampilkan memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Wahana Edukasi Kebencanaan Jadi Daya Tarik
Salah satu wahana yang paling diminati pengunjung adalah wahana edukasi kebencanaan, seperti ruang imersif dan simulator gempa. Melalui wahana ini, pengunjung dapat merasakan simulasi gempa sekaligus memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara interaktif.
Salah seorang pengunjung, Karmila, mengaku sengaja mengajak anak-anaknya berlibur ke Museum Geologi karena ingin memberikan pengalaman belajar di luar sekolah.
“Liburan ke sini seru sekaligus bermanfaat. Anak-anak jadi tahu tentang gempa dan sejarah bumi, jadi tidak hanya bermain,” ujarnya.
Humas Museum Geologi, Annita Kusumayati, mengatakan tingginya kunjungan selama libur panjang menunjukkan minat masyarakat terhadap wisata edukasi semakin meningkat.
“Museum Geologi menjadi pilihan karena selain murah, juga memberikan pengetahuan tentang kebencanaan dan kekayaan geologi Indonesia,” katanya.
Dengan harga tiket masuk hanya Rp5.000 per orang, pengunjung dapat menikmati ribuan koleksi berupa fosil, batuan, mineral, dan artefak kebumian lainnya. Melalui konsep wisata edukasi, Museum Geologi diharapkan terus menjadi sarana pembelajaran kebencanaan sekaligus destinasi favorit keluarga selama masa libur panjang. (uby)












