# candi borobudur
*) Mengubah Sejarah Warisan Baru di Balik Relief Kuno
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Selama ini, Candi Borobudur dikenal sebagai mahakarya arsitektur dan spiritualitas Buddhis.
Namun, temuan terbaru mengungkap sisi lain yang mengejutkan: adanya jejak permainan papan kuno yang sarat makna intelektual dan filosofis.
Penelitian yang dipimpin oleh M. Zaini Alif menemukan indikasi visual permainan dalam relief candi, termasuk bentuk pion, pola lintasan, hingga simbol menyerupai mekanisme permainan.
“Temuan ini membuka perspektif baru bahwa Borobudur bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menyimpan sistem pengetahuan yang kompleks,” ujar Zaini dalam keterangan yang dikutip Pasjabar dari siaran pers, Kamis (16/4/2026).
Permainan Kuno dengan Makna Kehidupan
Permainan yang ditemukan memiliki kemiripan dengan Pachisi dari India, Senet dari Mesir, hingga Liubo dari Tiongkok.
Namun, Borobudur menghadirkan inovasi lokal berupa papan berbentuk jam pasir yang penuh simbol kosmologis.
Berdasarkan rekonstruksi, permainan ini menggabungkan strategi dan keberuntungan. Pemain menggunakan pion dan dadu untuk mencapai titik akhir sebagai simbol “pencerahan”.
“Permainan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana refleksi kehidupan—tentang kesabaran, strategi, hingga keseimbangan antara usaha dan takdir,” jelasnya.
Mengubah Cara Dunia Membaca Sejarah
Temuan ini dinilai penting karena memperluas pemahaman tentang fungsi relief sebagai media pengetahuan. Borobudur kini dapat dilihat sebagai “arsip kehidupan” yang merekam berbagai aspek manusia.
Selain itu, penelitian ini juga membuka peluang pengembangan board game edukatif berbasis budaya lokal.
“Kami ingin menghidupkan kembali warisan ini agar relevan bagi generasi masa kini,” tambah Zaini.
Penemuan ini bahkan menarik perhatian peneliti internasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam sejarah permainan dunia.
Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Filosofi Hidup
Permainan ini memiliki kemiripan dengan Pachisi (India), Senet (Mesir), hingga Liubo (Tiongkok), namun menghadirkan ciri khas lokal berbentuk papan jam pasir.
Hasil rekonstruksi menunjukkan permainan ini menggabungkan strategi dan keberuntungan. Pemain bergerak menggunakan pion dan dadu menuju titik akhir yang melambangkan pencerahan.
“Permainan ini mengajarkan kesabaran, strategi, dan refleksi kehidupan,” kata Zaini.
Potensi Besar untuk Edukasi Modern
Temuan ini membuka perspektif baru bahwa relief Borobudur juga berfungsi sebagai media pendidikan. Bahkan, permainan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi board game modern berbasis budaya lokal.
Selain menarik perhatian dunia, penemuan ini menegaskan kontribusi Indonesia dalam sejarah permainan global. (*/tie)
# candi borobudur












