CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Yudi Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Unpas, Bahas Perbaikan Rumah Tak Layak Huni

Hanna Hanifah
22 Januari 2025
ilmu sosial unpas

Sidang promosi doktor Program Pascasarjana Ilmu Sosial Unpas TB Yudi Muhtadi digelar pada Rabu (22/1/2025) dengan pembahasan perbaikan rumah tidak layak. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sidang promosi doktor Program Pascasarjana Ilmu Sosial Universitas Pasundan (Unpas) digelar pada Rabu (22/1/2025) di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Bandung.

Sidang ini mengukuhkan TB Yudi Muhtadi sebagai doktor ke-276 di lingkungan Program Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P., M.S., dengan promotor Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si., dan co-promotor Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si.

Para penelaah dan penguji dalam sidang ini meliputi Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., dan Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si.

ilmu sosial unpas

Penelitian Mengenai Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Yudi mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Collaborative Governance Model Penta Helix Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Tangerang.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Collaborative Governance Penta Helix dalam program perbaikan rumah tidak layak huni yang dilaksanakan di Kota Tangerang, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaannya.

Baca juga:   Mahasiswa FEB Unpas Raih Jajaka Harapan Mojang Jajaka Bandung 2025

Dalam disertasinya, Yudi mengungkapkan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi kemiskinan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini berfokus pada analisis kondisi eksisting model Collaborative Governance di Kota Tangerang dan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya, seperti keterbatasan sumber daya manusia, keuangan, kebijakan, dan sistem informasi.

“Tujuan dari penelitian ini berkaitan dengan perbaikan rumah tidak layak huni, di mana ada beberapa program pusat dan daerah untuk membantu kaum duafa memiliki rumah layak huni. Karena masih banyak saudara-saudara kita di seluruh Indonesia maupun di dunia yang menempati rumah tidak layak huni. Salah satu program yang menjadi kajian saya di Kota Tangerang berkaitan dengan perbaikan rumah layak huni, dengan melibatkan lima unsur: pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media,” ungkap Yudi.

Baca juga:   Belajar Sambil Bermain di Puspa Iptek Sundial, Destinasi Liburan yang Seru dan Mendidik

Ia menambahkan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni selama ini hanya melibatkan masyarakat dan pemerintah, tanpa partisipasi aktif dari unsur lain seperti swasta dan akademisi.

“Dengan melibatkan lima unsur ini, program bisa berjalan lebih cepat dan lebih baik. Hasil penelitian ini, Insya Allah, akan saya komunikasikan dengan pemerintah daerah di Kota Tangerang, Provinsi Banten, hingga tingkat kementerian, agar dapat diimplementasikan tidak hanya di Kota Tangerang tetapi juga di provinsi dan tingkat nasional,” jelasnya.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk mendalami dan menggambarkan fenomena yang ada melalui narasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Collaborative Governance memiliki peranan penting dalam mengatasi hambatan-hambatan yang ada, dengan kontribusi sektor swasta, akademisi, komunitas, dan media massa yang sangat berpengaruh dalam memperkuat tata kelola dan memperbaiki akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan.

Baca juga:   Ketua Umum PSSI Pastikan Fokus Tingkatkan Liga 1

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan

Setelah mempresentasikan hasil penelitiannya dan menjawab pertanyaan dari tim penguji, Yudi dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3,64 dan yudisium sangat memuaskan.

Dalam wawancaranya, Yudi menyampaikan harapannya agar model yang dikembangkan dapat diimplementasikan di Kota Tangerang dan memberikan dampak positif bagi perbaikan kondisi perumahan warga.

“Harapan saya, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni,” ujar Yudi.

Ia juga mengungkapkan kesannya selama menempuh pendidikan di Unpas.

“Kesannya sangat baik, ya, di Unpas. Ketika kuliah, dilayani dengan baik oleh dosen dan stafnya. Saya merasakan kekeluargaan yang kuat selama di sini. Harapan saya, Unpas dapat terus mempertahankan dan meningkatkan keunggulannya agar mampu bersaing di tingkat internasional,” tutupnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: doktor ilmu sosial unpasilmu sosial unpaspascasarjana unpassidang doktor unpasunpas


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Didi Tasidi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Penipuan Investasi

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Anthon Fathanudien Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Hak Cipta Batik

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.