CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Temu Sejarah Gelar Diskusi Buku #83: Mengupas Marhaenisme, Dialektika Soekarno dan Marxisme

Tiwi Kasavela
15 September 2025
Temu Sejarah Gelar Diskusi Buku #83: Mengupas Marhaenisme, Dialektika Soekarno dan Marxisme

Ist

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Marhaenisme Dialektika Soekarno

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Marhaenisme bukan hanya slogan politik yang kerap dilekatkan pada nama besar Soekarno.

Ia adalah hasil sintesis pemikiran yang lahir dari pertemuan gagasan Marxisme dengan realitas rakyat kecil Indonesia, terutama kaum tani dan buruh yang setiap hari bergulat dengan penindasan dan ketidakadilan sosial.

Pemikiran ini menjadi salah satu fondasi penting dalam perjuangan bangsa menuju kemerdekaan sekaligus membentuk arah politik Indonesia di masa-masa awal republik.

Jejak pemikiran Marhaenisme dapat dilacak dari tulisan-tulisan Soekarno di Majalah Fikiran Ra’jat hingga buku monumental Di Bawah Bendera Revolusi.

Baca juga:   Temu Sejarah Menelusuri Lembang, Mengenal Kolonialisme dari Jejak yang Tertinggal

Di sana, tergambar jelas bagaimana Bung Karno tidak sekadar menyalin gagasan dari luar, tetapi mengolahnya menjadi konsep yang sesuai dengan kondisi Indonesia.

Marhaenisme pun lahir sebagai jalan tengah—suatu dialektika antara teori Marx dengan pengalaman konkret rakyat Indonesia.

Ia bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga cermin yang mengajarkan bagaimana ide dapat menjadi kekuatan penggerak perubahan nyata.

Tema besar ini akan menjadi bahan kajian dalam Diskusi Buku #83 Temu Sejarah yang mengusung topik “Marhaenisme – Dialektika Pemikiran Soekarno dan Marxisme”.

Acara ini menghadirkan Fauzian Aulia Muslim sebagai narasumber utama, dengan Yeremia Ong bertindak sebagai moderator.

Baca juga:   Meninjau Ulang Representasi Peranakan Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia

Melalui forum ini, peserta diajak menelisik lebih dalam lapisan-lapisan pemikiran revolusioner Soekarno serta relevansinya dengan kondisi bangsa hari ini.

Acara akan digelar pada:
📅 Kamis, 18 September 2025
🕗 Pukul 20.00 – 21.30 WIB
💻 Via Zoom Meeting
💥 Gratis dan terbuka untuk umum

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti, dapat melakukan pendaftaran dengan format: Daftar Diskusi Buku 83 – Nama – Domisili, lalu dikirim melalui WhatsApp ke nomor +62895-3572-55688.

Baca juga:   Perempuan Bersenjata Api Dekati Istana, Begini Kronologinya

Melalui diskusi ini, Temu Sejarah berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat semakin

memahami akar pemikiran politik Indonesia serta mengambil pelajaran dari gagasan-gagasan yang lahir dari pergulatan sejarah bangsa.

Dengan demikian, Marhaenisme tidak hanya dipandang sebagai wacana masa lalu, tetapi juga inspirasi untuk menjawab tantangan keadilan sosial di masa kini.

Ikuti juga akun resmi @temusejarah untuk memperoleh informasi seputar diskusi-diskusi berikutnya.
Jangan lewatkan kesempatan ini, Kamis malam nanti!. (tiwi)

# Marhaenisme Dialektika Soekarno

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: MarhaenismeSoekarnoTemu Sejarah


Related Posts

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan
PASBANDUNG

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

16 April 2026
Mengulik Bandung Awal Revolusi 1945–1946, Kisah Kota di Titik Genting Kemerdekaan
PASBANDUNG

Mengulik Bandung Awal Revolusi 1945–1946, Kisah Kota di Titik Genting Kemerdekaan

13 Maret 2026
Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur
PASJABAR

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur

5 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.