CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKREATIF

Ketika Cinta Berlayar Bersama Sejarah di Selat Malaka

Tiwi Kasavela
22 Januari 2026
Ketika Cinta Berlayar Bersama Sejarah di Selat Malaka

Diskusi Buku #99 Temu Sejarah Muhibah Cinta di Selat Malaka (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Sejarah tidak selalu lahir dari dentuman meriam atau keputusan politik besar. Terkadang, ia tumbuh dari kegelisahan personal, doa-doa sunyi, dan pilihan hidup yang tak bisa ditunda. Nuansa inilah yang akan dihadirkan dalam Diskusi Buku #99 Temu Sejarah yang akan digelar pada Kamis malam, 22 Januari 2026, melalui Zoom.

Diskusi kali ini mengangkat buku Muhibah Cinta di Selat Malaka karya Hermawan Aksan, sebuah catatan muhibah pelayaran KRI Dewaruci di jalur strategis Selat Malaka—ruang pertemuan bangsa-bangsa yang sejak berabad lalu menjadi denyut penting sejarah maritim dunia. Buku ini tidak hanya merekam perjalanan kapal latih legendaris TNI Angkatan Laut, tetapi juga merangkai refleksi batin tentang cinta, waktu, doa, dan pengabdian.

Baca juga:   Pemelihara Kucing Wajib Tau Lho Bahaya Ini

Dalam narasinya, Hermawan Aksan memadukan pengalaman berlayar di atas geladak Dewaruci dengan pergulatan personal yang manusiawi: dilema antara mengabdi untuk negeri atau tinggal demi hati.

Selat Malaka, yang selama ini dikenal sebagai jalur perdagangan dan geopolitik strategis, tampil sebagai latar refleksi eksistensial, tempat sejarah besar bertemu cerita kecil manusia.

Diskusi Buku #99 Temu Sejarah ini terselenggara berkat kolaborasi Temu Sejarah dengan Sindikasi Aksara dan Penerbit Buku Abdi. Acara akan menghadirkan langsung Hermawan Aksan sebagai pembicara, serta dimoderatori oleh Foggy FF.

Baca juga:   Sejarah Lampu Lalu Lintas yang Perlu Diketahui

Diskusi dirancang tidak hanya membedah isi buku, tetapi juga membuka ruang dialog tentang sejarah maritim Indonesia, sastra perjalanan, dan makna muhibah dalam konteks kebangsaan maupun personal.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 20.00–21.30 WIB, dan terbuka gratis untuk umum. Masyarakat yang ingin mengikuti diskusi dapat mendaftar dengan mengirimkan format Daftar Diskusi Buku #99 – Nama – Domisili melalui WhatsApp ke nomor 0895-3572-55688.

Baca juga:   Temu Sejarah #92 Angkat Kisah Poncke Princen: Tentara Belanda yang Membelot Demi Indonesia

Melalui diskusi ini, Temu Sejarah berharap publik dapat melihat sejarah maritim Indonesia dari sudut pandang yang lebih intim dan reflektif—bahwa di balik pelayaran panjang dan misi negara, selalu ada manusia dengan kegelisahan dan pilihan hidupnya sendiri. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: SejarahSelat MalakaTemu Sejarah


Related Posts

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan
PASBANDUNG

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

16 April 2026
Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa
PASNUSANTARA

Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa

13 April 2026
Peta Politik Sunda
PASBUDAYA

Menelusur Gurat Holle: Saat Aksara Latin Mengubah Peta Politik Sunda

10 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.