CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kiat Rere Mahasiswi STKIP Pasundan Konsisten Dapat IPK Tinggi

Yatti Chahyati
7 Januari 2021
Kiat Rere Mahasiswi STKIP Pasundan Konsisten Dapat IPK Tinggi

Regina Dalih Gandes Ivoni Lubis, mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM —  Sukses meraih IPK tinggi selama berkuliah, Regina Dalih Gandes Ivoni Lubis atau yang akrab disapa Rere punya kiat-kiatnya sediri.

Mahasiswi semester V jurusan PPKn STKIP Pasundan Cimahi, yang pada semester IV meraih IPK 3.98 ini bercerita bahwa dunia ini dipenuhi dengan beragam jenis manusia dengan tingkat intelegensinya masing-masing dan ia pun tidak pernah merasa puas untuk belajar dan memahami banyaknya gudang ilmu pengetahuan di dunia ini.

“Meraih IPK yang tinggi tentu tidak lepas dari ridha Allah serta atas doa dari kedua orang tua saya. Saya selalu ingat pesan Mamah, Papah saya untuk tetap belajar mandiri, mencoba belajar memahami secara mandiri,  selebihnya dapat ditanyakan pada dosen yang bersangkutan terkait materi yang sedang dipelajari secara mandiri,” terang gadis kelahiran Bandung, 2 Agustus 2000.

Hal ke dua yang Rere lakukan adalah memperbanyak teman diskusi, di mana sejak dulu hingga saat ini ia sering bertukar pikiran,  juga saling berbagi ilmu dengan sesama teman, adik tingkat, kaka tingkat bahkan kepada Bapak/Ibu Dosen,  dan lebihnya ia bisa mendapatkan ilmu lainnya dari siapapun dan dimana pun.

Baca juga:   Dosen Unpas dan Paguyuban Pasundan Kembali Divaksin COVID 19

“Saya juga senang membaca karena adalah gerbang menuju ilmu pengetahuan. Dengan banyak membaca dan memperkaya diri melalui ilmu-ilmu baru, saya pun jadi punya lebih banyak landasan dalam menulis dan berargumentasi, juga perlu update dengan isu-isu terkini yang berkaitan dengan ilmu yang sedang saya pelajari. Hal ini akan meningkatkan pemahaman saya tentang materi kuliah serta tugas-tugas yang menuntut proses berpikir logis,” paparnya.

Rere menambahkan untuk jangan malas mencatat, sebagaimana yang dikatakan Ali bin Abi Thalib “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”. Ucapan Ali ini menjadi sebuah renungan dan lecutan tersendiri akan arti pentingnya menuangkan ilmu dan pengetahuan ke dalam bentuk tertulis seperti contoh sederhananya adalah mencatat.

“Belajarlah saat masih libur kuliah atau sebelum waktu perkuliahan dimulai. Dengan begitu, saat kuliah dimulai kita sudah tahu apa saja materi yang akan kita pelajari. Kita pun bisa langsung bertanya kepada dosen tentang materi yang belum kita pahami,” jelasnya.

Di samping itu sambung Rere usahakan menjadi mahasiswa atau mahasiswi aktif harus pintar berargumen dan menjawab berdasarkan data yang valid dan mengerjakan tugas tepat waktu.

Baca juga:   MoU Indonesia-Qatar: 1 Juta Unit Rumah Terjangkau untuk Rakyat

“Dalam mengatur waktu saya selalu membuat skala prioritas mana dulu yang memang harus didahulukan,  saya selalu usahakan mengerjakan satu persatu dengan baik, teliti. Agar terselesaikan dengan terstruktur tanpa ada yang terlewat,” jelasnya.

Dikala sibuk dengan tugas dan kegiatan lainnya, terang Rere ia juga tetap meluangkan waktu meski sedikit untuk belajar mandiri, mencoba mengulas materi pembelajaran. Baik mendengar, membaca, melihat di manapun.

Biasanya seperti ia tidak sengaja melihat berita yang ternyata keterkaitan dengan materi di perkuliahan, maka ia sering kali mencoba untuk mengkaitkan kembali dengan teori-teori yang sudah disampaikan oleh dosen saat kuliah di kelas.

“Waktu kesibukan saat dimana pun,  saya tetap coba berdiskusi sekedar berbagi ilmu dengan ada yang bertanya kepada saya,  dengan tidak langsung itupun melatih ingatan dan pemahaman kita. Intinya kiat sukses IPK tinggi saya adalah tawadhu, manajemen waktu, motivasi yang kuat, kerja keras, berfikir positif, rasa disiplin yang tinggi dan tekun,” urainya.

Selain memiliki IPK yang bagus, Rere juga ternyata merupakan seorang mahasiswa yang aktif ia pun tercatat sebagai Juara 2 Lomba Cerdas Cermat Tingkat Iqro 3,  Juara 1 Lomba Hafidz Qur’an saat SMP, 3 Besar dalam Uji Kompetensi Keahlian Kejuruan (Ikatan Sekretaris Indonesia) saat SMK dan saat berkuliah menjadi Juara 3 Lomba Debat Nasional CIVIC’S SPEKTA 2020 dengan tema “Meneguhkan Spirit Kebangsaan dalam menyambut Transisi untuk Mencipta Generasi Kritis Anti Radikal di Era Digital”.

Baca juga:   Petit: Barcelona Mustahil Juara Liga Champions, Pertahanan Buruk!

“Keberhasilan hidup manusia pada dasarnya tidak terlepas dari pendidikan yang diperolehnya selama hidup. Pendidikan, baik yang formal maupun yang informal, pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, meningkatkan keterampilan, dan kecerdasan, mempertinggi budi pekerti, serta memperkuat kepribadian. Salah satu jenjang pendidikan formal tersebut adalah pendidikan di perguruan tinggi, Semoga dapat melanjutkan ke jenjang selanjutnya setelah S1 ini. Dan,  dapat Allah berikan semua kemudahan dalam meraih cita-cita dan segala harapan baik saya untuk dapat terwujud,” paparnya.

Terakhir Rere juga berharap lewat tulisan ini, ia bisa memberikan motivasi positif, dan sama-sama saling berjuang demi masa depan yang siap menanti. (Tan)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: mahasiswa pasundanmahasiswa STKIP. STKIP PasundanMahasiswa unpaspaguyuban pasundanunpas


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Didi Tasidi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Penipuan Investasi

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Anthon Fathanudien Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Hak Cipta Batik

14 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.