CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Presiden Prabowo Subianto akan Membawa Indonesia Lebih Adil dan Makmur (3)

Yatti Chahyati
21 Oktober 2024
Kabinet Prabowo

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka foto bersama para calon menteri usai pembekalan di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Rabu, 16 Oktober 2024. (Foto/Instagram Yusril Ihza Mahendra)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Prof Didi Turmudzi
Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si. (foto: pasjabar)

Oleh : Prof.Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si (Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan)

Kabinet Merah Putih

Kalau saya melihat dari sisi jumlah Kabinet memang Pak Prabowo ingin merangkul semua, dengan mempersatukan semua komponen.

Diharapkan mungkin dalam kabinet  Pak Prabowo, tidak terjadi perpecahan karena sudah ada semua wakilnya, jadi semua diakomori oleh beliau, dulu tidak ada istilah mewakili Papua, mislanya mewakili kesundaan dan lain-lain.

Tapi saya melihat saat ini, unsur kesukauan itu seperti dipertimbangkan nampakanya, jadi bukan hanya partai politik saja yang diakomodir beliau namun juga keterwakilan daerah dan suku.

Dan ini merurut saya adalah pemikiran yang bagus, hanya saja tentu bagaimana yang terkait dengan implementasinya.

Oleh karena, kuncinya adalah survive rakyat, jadi sekarang itu rakyat itu harus betul-betul melihat terjadi perubahannya yang terkait dengan kehiduapnnya.

Seperti perubahan rakyat untuk rasa aman, karena rasa aman ini semakin sulit,

Kedua seperti masalahan krisis pangan, dan itu tidak bisa dianggap enteng, karena diduani saat ini perdua detik ada anak meninggal karena krisis pangan, kenapa karena kekurangan pangan gizi buruk dan kemiskinan.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi, Teguhkan Sunda dan Pendidikan

Kemudian yang mengerikan itu pertumbuhan pendudukan tidak kesimbangan, dan masalah ini harus diatasi dari awal, dan itu menjadi kunci masa depan.

Keterwakilan Jabar

Kemenangan Presiden Prabowo memang bukan karena tingginya pemilih beliau di Jawa Barat, melainkan kemenangan Bangsa Indonesia.

Meski demikian, secara tidak langsung, keterwakilan sosok orang Sunda di Kabinet Pak Prabowo sebetulnya cukup mewakili Sunda.

Bahkan jumlahnya cukup banyak jika dibanding sebelumnya, jadi orang Sunda yang ada dikabinet sudah cukup mewakili dari Sunda.

Dan memang ketika bergabung dikabinet merekakan tidak hanya mewakili Kesundaan namun mewakili rakyat Indonesia, dan mereka terpilih lebih karena karena kemampuan dan kualitas dirinya.

Jadi meski mereka tidak berbicara secara terbuka jika mereka urang Sunda, namun saya yakin nuraninya merasa jika mereka mewakili orang Sunda untuk Indonesia. Karena membangun Sunda karena membangun Indonesia.

Ada beberapa nama dikabinet Pak Prabowo seperti Pak Agus Gumiwang, Budi Gunadi Sadikin, Sanitiar Burhanuddin, bahkan dari Pascasarjana Unpas yang menjadi Wamendiknas yakni Atip Latifulhayat.

Baca juga:   Guru Besar FK Unpad Kritik Menkes Lewat Maklumat Padjadjaran

Yang jelas mereka harus bekerja iklas bukan untuk penetingan dirinya, dan betul-betul memikirkan rakyat maka semua yang dicita-citakan akan teralisasi,

bukan hanya cita-cita masyarakat jabar tapi juga masyarakat Indonesia. Tapi kalau niatnya kepentingan partai sendiri dan pribadi akan menjadi hambatan.

Oleh karena itu saya berharap para pembantunya itu komitmen dan memiliki niat tulus, untuk memiliki tekad membangun Indonesia dan mensejahterakan rakyat.

Karena tugas kabinte itu pembudayaan dan pemberdayaan masayarakat sehingga rakyat sejahtera.

Jadi meilihat ada sosok yang dipanggil dan ada dari Sunda menjadi bertanda baik, ada harapan kedepan.

Dan tentu akan dibuktikan nanti 100 hari kedepan, apa yang dilakukan dibidangnya masing-masing.

Terlepas dari berbagai background menjadi menteri, tidak menjadi masalah tetapi, yang penting dijawab dengan kemampuan dan kualitas serta kinerja.

Sehingga tidak ada keraguan lagi di masayarakat jika yang dipilih Pak Prabowo itu adalah orang-oranng yang tepat.

Ketahanan Pangan

Melihat janji pak Prabowo di kampanye tentang ketahanan pangan, sebetulnya menjadi harapan besar. Apalagi sekarang sudah ada badan ketahanan nasional .

Baca juga:   Lambatnya Persib Berburu Pemain Anyar

Kedepan ada kementrian Ketahanan Pangan dan itu bisa lebih fokus dalam permasalahan pangan ini.

Karena diperkirakan 19 tahun lagi energi alam itu akan habis, jadi itu jadi ancaman dunia.

Sekarang kita harus mulai mencari energi alternatif, karena nanti akan terjadi perebutan energi alternatif, ini harus diantisipasi dari sekarang.

Sementara itu untuk pangan, ada baiknya jika masyarakat Indonesia tidak lagi seragam untuk bahan pangan. Namun justru mencari juga pangan alternative lainnya.

Itu yang kami lakukan di Paguyuban Pasundan yakni mencari alternatif pangan, salah satunya sorgum untuk pengganti beras.

Untuk pengembangan pangan Sorgum kami bekerjasama dengan PTDI dan dengan Badan Ketahanan Pangan Indonesia.

Selain untuk pangan, Sorgum juga bisa menjadi menghasilkan energy alternatif, dan kami bekerjasama dengan Menteri Perindustrian yang sekarang juga masih dipegang oleh Pak Agus Gumiwang untuk pengembangan energi alternatifnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kabinet prabowopaguyuban pasundanPresiden Prabowoprof didi turmudzi


Related Posts

LPG
HEADLINE

Isu Kelangkaan LPG, Pertamina Pastikan Stok Nasional Tetap Aman

30 Maret 2026
paguyuban pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi Bada Idul Fitri

30 Maret 2026
open house prabowo
HEADLINE

Presiden Prabowo Gelar Open House Lebaran, Prioritaskan Masyarakat

21 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.