CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tiga Paslon Cawalkot Bandung Adu Gagasan Solusi Kota Bandung di Unpas

Yatti Chahyati
13 November 2024
cawalkot bandung

Tiga Cawalkot Bandung, ikuti Diskusi Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Kota Bandung, yang diselenggarakan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Indonesia (IAP) Pengurus Provinsi Jawa Barat bersama Fakultas Teknik Unpas. (Foto : tie/Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tiga pasangan cawalkot (calon Wali dan Wakil Kota Bandung), adu gagasan tentang solusi pemasalahan Kota Bandung di Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (13/11/2024).

Adu gagasan tersebut disampaikan dalam Diskusi Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Kota Bandung, yang diselenggarakan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Indonesia (IAP) Pengurus Provinsi Jawa Barat bersama Fakultas Teknik Unpas.

Hadir dalam diskusi tersebut tiga Paslon Cawalkot yakni Muhammad Farhan yang hadir sendiri tanpa wakilnya yakni Erwin, Arfi Rafnialdi – Yena Iskandar Ma’some, serta Dandan dan Arif. Sementara pasangan Cawalkot Haru dan Dhani tidak menghadiri diskusi karena jadwal yang bersamaan dengan kampanye.

Cawalkot Dandan menyamaikan, gagasannya tentang integrasi transportasi di Kota Bandung yang menurutnya menjadi salah satu kunci penyelesaian berbagai permasalahan di Kota Bandung.

“Dengan keterbatasan ruang di Kota Bandung, maka Kota Bandung Bersama dengan kota lainnya yang ada di dekatnya, bersama terintegrasi transportasi.

Baca juga:   Kini Program Kang Pisman Diterapkan di Setiap RW Kota Bandung

Seperti adanya kereta gantung, ataunl kereta listrik dengan konsep Transit Oriented Development (TOD.red) yakni, konsep perencanaan kota yang mengintegrasikan transportasi publik dengan bangunan, kegiatan, dan ruang public,” tuturnya.

Sementara Farhan, lebih menegaskan untuk komitmen terhadap aturan yang sudah ada tentang Perda RT/RW dan juga RDTR.

“Konsistensasi Perda RT RW dan RDTR akan jadi patokan utama dalam pemerintahan. Karena visi besar kami membangun Kota teknologis yang berada di Timur Kota Bandung yakni Bandung timur,” jelasnya.

Sedangkan Arfi Rafnialdi menyebutkan, jika sebetulnya sudah banyak gagasan dan solusi tentang berbagai pemasalahan Kota Bandung. Namun memang aksi dan pelaksanaan gagasan itu yang belum tercapai.

“Masalah kota Bandung sampah, kepadatan orang yang hidup di Kota Bandung, masalah pemukiman di Kota Bandung yang sudah padat, sebetulnya sudah banyak gagasan baru. Jadi saya berpikir bukan gagasan yang dicari tapi ada hal lainnya agar masalah Kota Bandung ini bisa selesai,” paparnya.

Baca juga:   Pemerintahan Desa dalam Kerangka Otonomi Daerah di Indonesia

Komitmen Cawalkot

Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menyebutkan jika sebetulnya gagasan dari para calon sudah bagus.

“Namun permasalahan sekarang yang muncul kedepan tetap ada masalah seperti macet, kemudian banjir, sampah itu yang saya kira menjadi prioritas yang harus segera ditangani,” paparnya.

Prof Azhar menegaskan, siapa pun yang menjadi Walikota Bandung harus memiliki komitmen terhadap itu Kota Bandung, agar Kembali menjadi kota yang nyaman, aman dan tentram.

“Seperti konsep Kota Bandung dulu, yaitu Bandung Kota Kembang, nyaman dan indah dinikmati,” harapnya.

Dekan Fakultas Teknik Unpas Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P. menyebutkan jika kegiatan tersebut merupakan kerjasama IAP dengan Fakutas Teknik Unpas, khususnya untuk Program Studi Perencanaan Wilayah Kota.

“Konsep kedepan, kita akan memberikan masukan untuk calon-calon wali kota, bagaimana menata ruang di Kota Bandung. Khususnya tadi transportasi, penanganan sampah dan tata kota yang sesuai,” tutur Prof Yusman.

Prof Yusman juga menanggapi positif para calon wali kota yang ikut diskusi. “Karena para calon wali kota menyebutkan tidak akan jauh dari akademisi. Itu menjadi poin yang bagus dan akan menjadi harapan kita kedepan,” tegasnya.

Baca juga:   Polisi Pastikan tak Ada Korban Meninggal pada Tabrak Lari di Margaasih

Masalah Kota Bandung

Ketua IAP Provinsi Jawa Barat Dr Eko Budi Santoso,S.T.,M.T.,IAP menyebutkan, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya IAP untuk memberikan pemehaman kepada masyarakat, khususnya tentang permasalahan di Kota Bandung.

“Bagaimana mengenal kotanya, mengenal permasalahannya dan juga alternatif solusinya dan juga meningkatkan pemahaman tentang paslon.

Bagaimana paslon pandangannya, terhadap kotanya, dan bagaimana pandangannya terhadap solusinya,” jelasnya.

IAP juga akan memberikan memberikan masukan kepada siapapun Wali Kota Bandung.

Sementara mengenai para cawalkot Kota Bandung, dirinya menilai jika para paslon sudah melihat isu strategisnya dan solusinya.

“Lumayan bagus calon wali kota kita bagus sudah tahu masalah Kota. Jadi beruntunglah Kota Bandung memiliki calon-calon wali kota yang mengetahui permasalahan kotanya.” tuturnya. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: cawalkot bandungfakutas teknikIAPunpas


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Didi Tasidi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Penipuan Investasi

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Anthon Fathanudien Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Hak Cipta Batik

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.