CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home TOKOH

Ahmad Nowmenta Membangun Semangat Kebangsaan Melalui Sejarah

Tiwi Kasavela
25 Juli 2022
Ahmad Nowmenta Membangun Semangat Kebangsaan Melalui Sejarah

Ahmad Nowmenta Putra (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–Jatuh cinta pada sejarah sejak kecil membuat Ahmad Nowmenta Putra terus aktif mempelajari, mengeksplorasi dan membagi informasi seputar sejarah.

Meski disibukkan sebagai bankir di salah satu bank plat merah, Menta begitu sapaan akrabnya tercatat pernah menulis buku biografi “Jejak Sang Ajudan : Pierre Tendean” pada tahun pada tahun 2018.

Lewat Youtube Keep History Alive, pria kelahiran 5 Maret 1987 ini pun menyajikan informasi sejarah dengan cara yang menarik dan memiliki puluhan ribu subscribers.

“Saya menyukai sejarah sejak kecil dan mengekspresikannya lewat berbagai media seperti blog, Instagram maupun Youtube. Barangkali sebagian orang menganggap bahwa hobi untuk intermezo saja, tapi buat saya ada goal atau tujuan, seperti bagaimana yang saya sukai ini bisa menghasilkan karya, meskipun prosesnya tidak sebentar seperti buku Jejak Sang Ajudan yang baru diterbitkan pada tahun 2018, meskipun sebetulnya saya telah melakukan riset secara konsisten sejak tahun 2009,” tuturnya kepada PASJANAR, Jum’at (22/7/2022).

Baca juga:   Malia Nur Alifa: Mencintai Sejarah, Membuka Jendela Kisah Lembang

Pada awalnya, sambung Menta, ia tidak menduga bahwa konten sejarah yang ia buat akan mendapatkan respon yang positif dari banyak orang.

“Membuat YouTube Channel itu awalnya tidak sengaja, saya upload pun untuk dokumentasi pribadi namun ternyata direspon positif oleh masyarakat dan bisa dinikmati juga oleh orang lain,” tuturnya.

Hal ini juga yang mendorong Menta untuk terus berkarya agar dapat semakin luas memberikan pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki serta membangun semangat kebangsaan.

“YouTube saya tidak hanya berbincang dengan tokoh sejarah, tapi juga mengajak penonton untuk napak tilas ke tempat-tempat bersejarah, agar penonton dapat merasakan aura, merekognisi, memvisualisasikan atau berkhayal seperti apa peristiwa yang pernah terjadi, sehingga pesan dari masa lalu itu dapat tersampaikan,” ujarnya.

Baca juga:   Usai Kunker di Lombok, Wapres Ma'ruf Amin Melayat ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo

Salah satu pesan dari peristiwa sejarah itu sambung Menta yakni bagaimana kita dapat melihat konflik dan menyikapi perbedaan.

“Mengenal sejarah membuat kita belajar bahwa kehidupan itu multidimensi, kita tidak bisa menjustifikasi hitam atau putih karena banyak yang abu-abu. Saat melihat tragedi kemanusiaan, kita juga tidak bisa menyalahkan salah satu pihak, karena ada banyak faktor dan memiliki banyak sisi,” tandasnya.

Di samping itu, menurutnya, sejarah yang pernah terjadi di masa lalu dapat terulang kembali dan hal ini menjadi bekal agar lebih sensitif dan bijak dalam merespon fenomena yang akan terjadi.

Baca juga:   Mahfud MD: Presiden Jokowi Sudah Kantongi Nama untuk Posisi Menpan RB

“Mempelajari asal usul pendahulu juga dapat membuat kita memiliki rasa kebanggan dan memperkuat kebangsaan. Hal ini pun dapat memupuk kita untuk bisa berbuat yang sama besarnya dengan yang dilakukan oleh nenek moyang kita, mungkin terdengar klise namun hal ini bisa menjadi perenungan dan menurut saya sangat berdampak,” ujarnya.

Ke depan Menta pun berharap dapat lebih luas dalam mengeksplorasi sejarah, salah satunya ia ingin terlibat dalam pembuatan film sejarah.

“Tidak harus jadi aktor, tapi jadi script writer atau tim riset pun boleh… Harapannya lewat film, nilai-nilai positif sejarah dapat semakin luas tersebar,” pungkasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ahmad NowmentaKebangsaanSejarah


Related Posts

Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa
PASNUSANTARA

Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa

13 April 2026
Peta Politik Sunda
PASBUDAYA

Menelusur Gurat Holle: Saat Aksara Latin Mengubah Peta Politik Sunda

10 April 2026
Membedah Sosialisme Sjahrir: Antitesis Otoritarianisme di Tengah “Menara Gading” Intelektual
PASNUSANTARA

Membedah Sosialisme Sjahrir: Antitesis Otoritarianisme di Tengah “Menara Gading” Intelektual

9 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.