CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Jabar Gelar ORI di Dua Wilayah

Uby
10 April 2026
kasus campak

Dinas Kesehatan Jawa Barat mendorong pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di wilayah dengan peningkatan kasus campak. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Dinas Kesehatan Jawa Barat mendorong pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di wilayah dengan peningkatan kasus campak.

Program ini menyasar seluruh anak usia 9 hingga 59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya sebagai langkah cepat menekan penyebaran penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, mengatakan hingga 19 Maret 2026 terdapat dua daerah yang akan melaksanakan ORI pada April 2026, yakni Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Pelaksanaan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kasus campak di kedua wilayah tersebut.

Baca juga:   Otto Hasibuan dan Aliansi Advokat Kampanyekan Pasangan Prabowo-Gibran di Jabar

Sebelumnya, ORI juga telah dilaksanakan pada Februari 2026 di beberapa puskesmas di Kabupaten Garut, di antaranya Puskesmas Cimaragas, Bagendit, dan Cibiuk.

Perkuat Imunisasi dan Pengawasan Kasus

Selain ORI, Dinas Kesehatan juga menjalankan program Catch Up Campaign (CUC) atau imunisasi campak-rubella bagi anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Program ini dilaksanakan di delapan daerah, yaitu Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Cirebon, serta Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Subang.

Hingga saat ini, pelaksanaan CUC di delapan kabupaten/kota tersebut masih berlangsung guna mencapai target cakupan imunisasi 100 persen. Vini memastikan ketersediaan vaksin campak-rubella (MR) dalam kondisi aman untuk mendukung kedua program tersebut.

Baca juga:   Dinkes Jabar Selidiki Keracunan Makanan Yg Menewaskan 2 Warga

“Apabila terjadi kekurangan vaksin, puskesmas dapat meminta ke Dinas Kesehatan Provinsi Jabar,” ujarnya.

Saat ini, fasilitas kesehatan masih menunggu distribusi alat suntik auto disable syringe (ADS) dari Kementerian Kesehatan yang telah dinyatakan siap didistribusikan.

Vini juga mengimbau seluruh puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan. Untuk segera melaporkan kasus suspek campak maksimal 24 jam sejak ditemukan. Penanganan pasien meliputi isolasi minimal tujuh hari setelah muncul ruam, pemberian vitamin A sesuai usia, serta pemenuhan asupan gizi.

Baca juga:   Alkes Produksi Dalam Negeri Sulit Bersaing dengan Produk Luar Negeri, Ini Alasannya

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan status imunisasi anak. Imunisasi campak diberikan tiga kali. Yaitu pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat anak duduk di kelas 1 SD atau sederajat. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: campakDinas Kesehatan Jawa BaratDinkes Jabarkasus campakOutbreak Response Immunization


Related Posts

Kasus Campak Masih Mengintai, Dinkes Bandung Tekankan Pentingnya Imunisasi Lengkap
PASBANDUNG

Kasus Campak Masih Mengintai, Dinkes Bandung Tekankan Pentingnya Imunisasi Lengkap

10 April 2026
virus super flu
HEADLINE

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

7 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Unpas dan Dinkes Jabar Gelar Screening Kesehatan Jiwa Mahasiswa

11 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

wisuda unjani
PASPENDIDIKAN

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) kembali mencetak ribuan sarjana baru dalam prosesi wisuda periode...

penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026
ITB HMT lagu

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026
rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026

Highlights

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.