CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Menelusuri Jejak Urbanisme Kolonial di Kota Malang Dalam Temu Sejarah Explore #4

Tiwi Kasavela
4 Mei 2025
Menelusuri Jejak Urbanisme Kolonial di Kota Malang Dalam Temu Sejarah Explore #4

Ist

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Kota Malang yang kita kenal hari ini tidak tumbuh begitu saja. Di balik rapi dan indahnya tata kota, tersimpan jejak kolonialisme yang membentuk siapa yang boleh tinggal di pusat kota dan siapa yang harus tersingkir ke pinggiran.

Untuk mengungkap kembali narasi sejarah tersebut, komunitas Temu Sejarah berkolaborasi dengan A Day In Malang menghadirkan kegiatan Temu Sejarah Explore #4: Urbanisme Hindia Belanda di Poros Balai Kota Malang.

Kegiatan ini akan digelar pada Minggu, 18 Mei 2025 pukul 09.00 – 12.00 WIB, dengan format heritage walk menyusuri titik-titik bersejarah di pusat kota Malang.

Baca juga:   Eksplorasi Sejarah Madiun, Ajang Pererat Persaudaraan Pecinta Heritage

Mengangkat tema urbanisme kolonial, kegiatan ini mengajak peserta berjalan kaki dari Huize Jhon Coffee hingga SMA Negeri 1 Malang, menyusuri kawasan poros Balai Kota yang menjadi bagian penting dari Bouwplan II—rencana besar tata kota Malang era Hindia Belanda. Kawasan ini merupakan simbol kekuasaan dan eksklusi sosial, di mana akses terhadap ruang kota ditentukan oleh ras dan status.

Baca juga:   Membedah Sosialisme Sjahrir: Antitesis Otoritarianisme di Tengah “Menara Gading” Intelektual

“Malang bukan hanya kota wisata. Ia adalah dokumen terbuka yang bisa dibaca ulang dari lapis-lapis sejarahnya,” ujar Founder Temu Sejarah, Tiwi Kasavela.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap ruang dan memahami bagaimana masa lalu membentuk ruang hidup hari ini,” tambahnya.

Detail Acara:
• Nama Kegiatan: Temu Sejarah Explore #4: Urbanisme Hindia Belanda di Poros Balai Kota Malang
• Tanggal: Minggu, 18 Mei 2025
• Waktu: 09.00 – 12.00 WIB
• Titik Kumpul: Huize Jhon Coffee, Jl. Majapahit No.6 H7, Klojen, Malang
• HTM: Rp25.000
• Pendaftaran: via WhatsApp 0895-3572-55688

Baca juga:   Cegah Omicron, Pemerintah Minta Masyarakat tak Liburan ke Luar Negeri

Acara ini terbuka untuk umum dan sangat relevan bagi pecinta sejarah, arsitektur, serta warga kota yang ingin memahami ruangnya secara lebih mendalam.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram @temusejarah dan @adayinmalang. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: ExploremalangSejarahTemu Sejarah


Related Posts

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan
PASBANDUNG

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

16 April 2026
Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa
PASNUSANTARA

Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa

13 April 2026
Peta Politik Sunda
PASBUDAYA

Menelusur Gurat Holle: Saat Aksara Latin Mengubah Peta Politik Sunda

10 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.